Lorensius Tatang

Kepala Divisi Pemberdayaan Holistik

Berasal dari kampung Tumahe, Desa Paloaan di Pahauman, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, pada 1967. Tamat SMA Santo Paulus Nyarumkop langsung melanjutkan studi di Fakultas Pertanian, Universitas Tanjung Pura Pontianak hingga meraih gelar S1 Pertanian pada tahun 1994.

Bergabung di beberapa lembaga di lingkungan Konsorsium Gerakan Pemberdayaan Pancur Kasih, diawali dengan menjadi staf di  IDRD (kini Institut Dayakologi) Pontianak tahun 1995. Selanjutnya di Ethno Agro Forest Pancur Kasih, Lembaga Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Pancur Kasih (PEK-Pancur Kasih), Lembaga Program Pemberdayaan Sistem Hutan Kerakyatan Pancur Kasih (PPSHK-Pancur Kasih), Lembaga Pendidikan Kritis Pancur Kasih (Pentis-Pancur Kasih), Lembaga Perkumpulan Pancur Kasih hingga sekarang dan sekarang tim di Departemen Pusat Belajar Pengelolaan dan Percontohan Sumber Daya Alam.

Dia aktif mengikuti beberapa kegiatan, seperti Magang “Pembuatan herbarium” LIPI  di Bogor tahun 1995,  Pelatihan “ Tanaman Obat, Kecatikan dan Aromatika” di Pusat Pelatihan Marta Tilaar, Cikarang- Jakarta tahun 1999, Training “ Participatory Rural Appraisal” di Word Bank-Jakarta, 1999, Pelatihan “ Kesuburan Tanah” di Banjar Baru Kalimantan Selatan tahun 2000,  Lokalatih “Monitoring dan Evaluasi Sebagai Media Belajar bersama dari Pengalaman” di Pontianak, 2001, ToT “ Sistem Pemilu” di Pontianak tahun 2003, ToT “Pertanian berkelanjutan” di Pontianak tahun 2003, Mengikuti Pelatihan “ Pertanian Padi Metode SRI ( The System of Rice Intensification )” diselenggarakan oleh Pentis – Pancur Kasih dan Caritasdi  Kayu Tanam 2010,  mengikuti Seminar Internasional  “ Geospatial and Human Dimension and Human Dimension Of Sustainable Natural  Resource Management “ , 12 – 13 September 2011 di IPB Internasional Convention Center. Bogor – Indonesia.

Kegiatan Jaringan, Anggota individu Sawit Watch – Bogor,  anggota Pokja AMPL ( Air Minum dan Penyehatan Lingkungan) Kalimantan Barat dan anggota Individu Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif (JKPP) Bogor. Dia menjadi fasilitator dalam pelatihan Pelatihan Pertanian Organik atau budidaya tanaman sayuran, pembuatan pupuk kompos dan MOL, Budidaya Karet Lokal, Budidaya Coklat, Budidaya Tanaman belian/ulin, budidaya padi lokal dan Sistem SRI, Budidaya Buah-buah Lokal) di beberapa kampung di Kalimantan Barat,  menjadi fasilitator Pertemuan Praktisi Pengobatan Tanaman obat (Shaman/ Dukun) di Senaning, Kecamatan Ketungau Hulu, Sintang. Tahun 2005,  memfasilitasi Pemetaan Partisipatif 7 kampung di Desa Tae, Kecamatan Balai Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Tahun 2014.

Dia juga pernah melakukan beberapa penelitian, di antaranya Penelitian Penentuan Kadar Merkuri pada Rambut dan Kuku penduduk sekitar wilayah Pertambangan Emas Rakyat di Kalimantan Barat, Kerja sama PPSDAK-Pancur Kasih, Fakultas MIPA UNTAN dan Balai Penelitian dan pengembangan Industri Kalimantan Barat, Tahun 2003, Peneliti untuk Pemilu Presiden RI dari Lembaga Survey Indonesia, Wilayah Kalimantan Barat, Tahun 2004, Peneliti tentang Dampak Serangan Belalang Kembara di Kabupaten Ketapang dari PPSHK-PK tahun 1998.

Dia menulis beberapa buku, di antaranya buku “Perkawinan Dayak Mualang “ diterbitkan oleh Institut Dayakologi Pontianak tahun 1999; buku “Kalimantan: Bumi Yang Kaya Makanan” diterbiitkan oleh Institute Dayakologi Pontianak, 2000; buku “Kearifan masyarakat Adat Suku Barai dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam “ diterbitkan PPSDAK-Pancur Kasih, 2009; buku “Kearifan Masyarakat Adat Kanayatn Kampung Angkabakng Sekitar Bukit Samahung dan Pengelolaan Sumber Daya Alamnya, diterbitkan PPSDAK-Pancur Kasih, tahun 2012. Dia bisa dihubungi di E-mail: samahung@gmail.com, tatang@pancurkasih.org.