Lorensius Owen

Tim Riset dan Advokasi

Lahir di kampung Angkabakng, Binua Soari, Kecamatan Sangah Tumila, Kabupaten Landak, pada 1970. Dia menempuh pendidikan terakhir di STIE Pontianak jurusan Manajemen Sumberdaya Manusia. Sejak tahun 1989-1996 menjadi guru di persekolahan SMP dan SMA St. Fransiskus Asisi, Pontianak.  Kemudian pada 1996 bergabung di PPSDAK-Pancur Kasih, yang sejak 2012 bertransformasi menjadi Perkumpulan Pancur Kasih disingkat PPK. Sebagai aktivis dia aktif dalam berbagai kegiatan pelatihan, fasilitasi pemetaan, penelitian, lokakarya, seminar dan penulisan beberapa buku bersama JKPP. Bersama masyarakat dampingan dia menulis beberapa buku dokumentasi kearifan local pengelolaan sumberdaya alam.

Sampai sekarang dia aktif dalam fasilitasi pemetaan partisipatif dan menjadi trainer untuk fasilitator pemetaan partisipatif  bersama jaringan (JKPP). Tahun 1998, dia pernah malatih calon fasilitator pemetaan partisipatif di Papua bekerja sama dengan TN Lorentz, juga memfasilitasi pelatihan Pemetaan Partisipatif Masyarakat adat Aceh bekerjasama dengan DFID Jakarta dan Yayasan Rumpun Bambu Aceh. Tahun 1999 terlibat dalam penelitian Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Barat kerjasama dengan CIFOR dan ICRAF di wilayah Tanjung, Kec. Jelai Kab. Ketapang dan wilayah Menawai Kec. Belitang Hulu Kalimantan Barat.  Dia adalah anggota tim editor penyusunan Prosiding Hasil Seminar Tata Ruang Kalimantan Barat, bertema “Peran Aktif Masyarakat dalam Penataan Ruang di Kalimantan Barat tahun 1999.” Tahun 1998-2002 pernah menjadi anggota redaktur bulletin Gong Borneo yang diterbitkan oleh PPSDAK-Pancur Kasih. Tahun 2002 menjadi anggota peneliti  Dampak Penggunaan Merkuri pada Tubuh Manusia yang Berada di Wilayah Penambangan Emas Rakyat, bekerjsama sama dengan Universitas Tanjungpura Pontianak dan Badan Riset Standarisasi Industry dan Perdangangan Kota Pontianak.

Tahun 2004-2005 dia adalah Ketua Region Jaring PEDAL Kabupaten Landak dalam program kegiatan “Membangun Tata Pemerintahan yang Bersih dan Berwibawa, Pengawalan Pemilu Langsung pada tahun 2004”.  Dia juga kontributor untuk buku “Menuju Tegaknya Kedaulatan Rakyat atas Ruang – Peluang dan Tantangan Pemetaan Partisipatif”, diterbitkan oleh JKPP (2003). Dia menjadi peserta Seminar dan Lokakarya yang dilaksanakan Yayasan Ilmu Pengetahuan Nasional Amerika bekerjasama dengan the East-West Center dan Universitas Hawai di Chiang May pada 23-27 Juni 2003, proyek penelitian yang berjudul “Spatial Information Technology and Society: Ethics, Values and Practice.” Proyek ini mencoba mengevaluasi kegiatan pemetaan masyarakat oleh atau untuk masyarakat pedalaman di Asia dan Amerika Utara. Tahun 2005, bersama Timanggong Kabupaten Landak ikut terlibat dalam penyusunan draft Rancangan Peraturan Daerah tentang Pemerintahan Binua Kabupaten Landak. Menjadi anggota Badan Pengawas JKPP 2003-2007. Dia juga ikut dalam penulisan buku “Menuju Demokratisasi Pemetaan”- Refleksi Gerakan Pemetaan Partisipatif di Indonesia, diterbitkan JKPP Bogor (2009), menulis buku manual pemetaan partisipatif berjudul “Mengenal Pemetaan Partisipatif”  (2010), menulis buku kearifan lokal kampung Angkabakng Binua Soari “palasar payalaya kampokng angkabakng”.