SEMILOKA GENDER UNTUK PSDA DI DESA PISANG

Gerakan Pancur Kasih

pancurkasihadalahkita
# 1_101118

SEMILOKA GENDER UNTUK PSDA DI DESA PISANG

Pisang-Sanggau
Dalam rangka ekspos, pengesahan dan serah terima hasil pemetaan daerah partisipatif adat Jongkakng Bonua Tumok, Desa Pisang, belum lama ini panitia melaksanakan Semiloka PSDA berperspektif gender. Semiloka pada Jumat (26/10) diawali dengan berbagi topik tentang peran penting perempuan adat dalam PSDA yang disampaikan oleh Direktur YKSPK, Twiseda Mecer. Dia berbagi pengalaman YKSPK dalam mendampingi kelompok perempuan di Kab. Landak hingga membentuk koperasi perempuan yang eksis hingga 10 tahun ini. Hadir 200-an peserta terdiri dari para pengurus inti dan anggota dari 6 kelompok perempuan adat, tomongokng, ketua adat, pemerintah desa dan anak-anak muda. "Perempuan bermain signifikan dalam PSDA. Jadi segala keputusan terkait PSDA harus mengikutsertakan partisipasi warga perempuan," jelasnya penuh ajakan.
Di Pisang ada 6 kelompok perempuan adat yang sejak beberapa bulan aktif dalam diskusi-diskusi bertema perempuan, PSDA dan posisi wilayah adat.

Materi ini adalah pengembangan ekonomi kerakyatan berdasarkan potensi lokal berbagi pengalaman CUG Konsepsi Filosofi Petani Pancur Kasih. Selain itu juga ada berbagi tema advokasi dan transformasi masyarakat Dayak yang bersumber pada hutan, tanah air dari Institut Dayakologi. Adat, tradisi dan praktik budaya di desa ini masih eksis sangat relevan jika dilakukan untuk merekam dan diwariskan untuk generasi muda. Di desa yang dihuni orang tua Dayak Jongkakng Bonua Tumok ini, GPPK melalui PPSDAK Pancur Kasih, sejak awal 2018 melakukan pendampingan. (mg). Foto: ATM dan Marg.

[Sumber: https://www.facebook.com/pg/Pancur-Kasih-Movement-538283619960734/posts/, diunggah pada tanggal 24/11/2018, pkl. 2:11 Wiba].

Gambar dapat berisi: 4 orang, orang-orang tersenyum, orang-orang duduk dan orang-orang berdiri
Gambar dapat berisi: satu atau beberapa orang dan dalam ruangan
Gambar dapat berisi: 4 orang, orang tersenyum, orang berdiri, anak dan luar ruang