2 Peta Wilayah Adat Siap Dikukuhkan

 

Tim Pancur Kasih Audiensi dengan Bupati Sanggau

Sanggau, 

 

 

 

 

 

Bupati Sanggau, Paolus Hadi, M.Si, ketika menerima Tim dari Pancur Kasih dalam rangka audiensi, meminta agar proses pengukuhan, ekspos dan serah-terima peta hasil pemetaan partisipatif wilayah adat Desa Ketori dan Desa Pisang, Kec. Jangkang, Kabupaten Sanggau dapat dilaksanakan pada akhir bulan Oktober 2018 ini. Saulus Edy, Direktur PPSDAK Pancur Kasih/Perkumpulan Pancur Kasih saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. "Iya betul, Senin tadi (1/10: Red) kami audiensi dengan Bupati Sanggau. Pak bupati mengharapkan supaya proses pengukuhan, ekspos dan serah-terima peta wilayah adat 2 desa di Kec. Jangkang bisa dilakukan, setidaknya akhir bulan Oktober tahun ini,"urainya menyampaikan permintaan Bupati Sanggau. Anggota tim yang turut hadir audiensi adalah K. Haidi, M. Luri, Goyeh, dan tim Institut Dayakologi yaitu Oktavianus.

Sebelumnya, pada Jumat (5/10) yang lalu, tim juga audiensi dan menyampaikan  progress pemetaan partisipatif di wilayah adat Desa Ketori dan Pisang kepada Kepala Bappeda Sanggau, Kukuh Triatmaka sebagai Leading Sector untuk Program Percepatan Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial (RAPS) Kabupaten Sanggau. 

Proses pendampingan pemetaan partisipatif wilayah adat Desa Ketori dan Pisang, Kecamatan Jangkang telah berlangsung beberapa bulan terakhir sebagai wujud implementasi dari Perjanjian Kerja Sama antara Gerakan Pemberdayaan Pancur Kasih (GPPK) melalui sejumlah lembaga-lembaga anggotanya dengan Bupati Sanggau yang diluncurkan pada September tahun 2017 yang lalu. Salah satu isinya terkait penetaaan ruang dan pengelolaan sumber daya alam berbasis kearifan lokal.

Teks: RGM

Foto: Saudy.